Fashion muslim kontemporer. Photo: NBC New York

Pameran Fashion Muslim Kontemporer diawali dengan pajangan tiga manekin. Manekin tersebut mengenakan beragam pakaian warna cerah yang berjajar di lantai tiga Museum Desain Cooper Hewitt Smithsonian di Upper East Side of Manhattan, New York, Amerika Serikat (AS).


Fashion Muslim Kontemporer adalah pameran terbesar pertama di New York untuk menunjukkan kebangkitan industri modest fashion yang menampilkan berbagai jenis baju muslim.

Pameran ini memperlihatkan para muslimah yang memakai hijab dan yang tak memakai hijab. Gaya mereka saling mempengaruhi.

Pameran muslim fashion ini dibuka sejak 28 Februari 2020, menampilkan sekitar 80 pakaian yang dikompilasi dari desainer terkenal hingga fashion street.

Acara ini menampilkan pakaian muslim yang berasal dari 16 negara lebih dan bertujuan untuk meningkatkan keberagaman di kalangan desainer dan merek pakaian pada skala global.

“Busana muslim adalah salah satu sektor industri fashion yang paling cepat berkembang,” kata Susan Brown, kurator pameran seperti dilansir NBC New York pada Rabu (4/3/2020).

Pengunjung dapat belajar tentang tiga aspek berbeda dari industri fashion muslim kontemporer, termasuk peragaan busana serta berbagai hal yang dapat mempengaruhi fashion.

“Dalam lima tahun terakhir, telah terjadi peningkatan pekan mode fashion muslim di seluruh dunia,” ujar Jill d’Alessandro, seorang kurator dari San Francisco.

“Jadi, kami mulai meninjau pekan mode ini dan hanya mencoba menemukan desain hebat yang keluar dari pekan mode ini,” tambah D’Alessandro.

D’Alessandro mengatakan, pameran tersebut menggambarkan bagaimana pakaian muslim yang tertutup bisa indah dan modis.

“Sangat penting bagi orang-orang untuk memahami bahwa ada desain yang indah untuk perempuan muslim yang ingin tampil modis namun tetap sopan dan tidak melanggar ajaran agama,” pungkas Alessandro.*liputan6.com

128 Views