Musisi Aceh, Joel Pase.

Siapa yang tidak kenal Joel Pase dalam dunia musik Aceh. Lelaki bernama Zul Afrizal ini memulai karirnya di ranah industri musik etnik kolaborasi modern di Aceh sejak tahun 2003.


“Saya dikenalkan dengan ragam warna warni dan motif keacehan yang membuat sentuhan kostum performance saat itu menjadi salah satu daya tarik penonton. Apalagi dengan kilauan lighting yang memadu dan menambah eksotis sebuah penampilan,” kata Joel Pase, kepada lohangenpost.com, Senin, 27 Januari 2020.

Tidak hanya pada saat bermusik saja, kata dia, pada momen tari rapai dan saat menjadi pembawa acara di acara kesenian dan kebudayaan juga kerap difasilitasi wardrobe dengan motif khas Aceh dengan serba serbi yang menawan. Hal itu membuat saya bangga menggunakan hasil karya kreatifitas pegiat fashion di Aceh.

“Karena terlalu sering menggunakan hal tersebut, mungkin hal itu pula telah menjadi icon fashion Joel Pase. Malah kadang kala sedikit risih jika mencoba dengan hal lain termasuk pada saat pembuatan video klip lagu yang ada,” kata Joel Pase.

Joel Pase mengatakan, tujuan ia memakai pakaian khas Aceh dalam dunia seninya, selain karna kepercayaan diri yang muncul dengan pakaian khas Aceh, juga ia ingin merangsang dan mempromosikan kepada khalayak ramai untuk senantiasa cinta dengan keberagaman kreatifitas para pelaku dunia seni fashion di Aceh yang sudah mulai mengimbangi pasar nasional.

“Dengan seringnya kita menggunakan karya seni fashion bermotif Aceh maka secara tidak langsung kita juga sudah membantu pengrajin secara nilai jual dan memberikan semanangat kepada mereka untuk terus berinovasi untuk negeri Aceh tercinta. Dan itu harus dimulai dari kita sendiri dan dan hari ini. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang, maka kapan lagi. Mari memadukan nilai karya seni budaya tanoh serambi dengan khazanah islami yang kita sanjungi,” kata Joel Pase.”

Editor: Thayeb Loh Angen

118 Views