Hope Diamond. Photo: Smithsonian Institution

Sebelumnya disiarkan tentang cara berlian dicitrakan sehingga naik kelasnya sehingga memesona manusia selama berabad-abad. Tentu, bukan hal mengejutkan terdapat legenda serta takhayul yang turut menghiasi batu mulia itu.


Salah satu permata paling spektakuler di dunia adalah Hope Diamond, yakni berlian biru dengan berat lebih dari 45 karat dan diperkirakan bernilai seperempat miliar dolar (sekitar Rp 3,2 triliun).

Meski diberi secara gratis, ada beberapa orang yang berpikir dua kali untuk menerima berlian itu. Konon, Hope Diamond penuh dengan kutukan yang menyebabkan pemilik atau orang-orang yang bersinggungan dengannya akan mengalami nasib tragis.

Salah kisah kutukan paling terkenal adalah saat berlian itu dimiliki oleh Kerajaan Prancis.

Konon, Marie Antoinette yang tewas dengan cara dipenggal sering disebut sebagai korban kutukan Hope Diamond.

Selain itu, terdapat juga sejumlah kisah terkenal lain soal orang-orang yang disebut-sebut terkena kutukan Hope Diamond. Seperti dikutip dari Mental Floss, Rabu (19/10/2016), berikut 10 di antaranya:

1. Jean Baptiste-Tavernier

Kabarnya, Tavernier menderita demam parah tak lama setelah ia mencuri Hope Diamond. Menurut sejumlah rumor, setelah ia meninggal jasadnya dicabik-cabik oleh serigala.

Namun berdasarkan laporan lain, Tavernier dikabarkan berumur panjang dan meninggal pada usia 84 tahun.

2. Raja Louis XIV

Raja Louis XIV membeli Hope Diamond dari Tavernier dan memotong ulang batu berharga itu pada 1673. Berlian itu kemudian dikenal sebagai “The Blue Diamond of the Crown” atau “French Blue”.

Ia meninggal karena gangren dan seluruh anak-anaknya meninggal ketika masih kecil dan hanya tersisa satu orang.

3. Nicholas Fouquet

Pria yang bekerja untuk Raja Louis XIV itu dikabarkan telah memakai berlian tersebut saat mendatangi beberapa acara khusus. Tak lama kemudian, ia kehilangan kepercayaan dari raja dan akhirnya dibuang dari Prancis

Louis pun menambah hukumannya dan Fouquet dipenjara seumur hidup, di mana ia menghabiskan 15 tahun di dalam benteng Pignerol. Beberapa orang meyakini, ia merupakan sosok Man in the Iron Mask, namun pihak lain menyangkalnya.

4. Marie Antoinette

Louis mewariskan berlian French Blue tersebut dan kemudian digunakan oleh Marie Antoinette. Sejumlah orang menyebut, berlian itu yang menyebabkan Marie mengalami nasib sial dan hidupnya harus berakhir saat lehernya ditebas dengan pisau guillotine.

Namun, hingga saat ini belum ditemukan bukti bahwa Marie pernah memakai French Blue atau Hope Diamond.
2 dari 3 halaman
‘Kutukan’ Terus Berlanjut…

5. Marie Louise
Marie-Louise merupakan orang kepercayaan terdekat Marie Antoinette. Pada 3 September ia dibawa ke pengadilan dengan tergesa-gesa untuk bersumpah mencintai kebebasan dan kesetaraan, serta bersumpah untuk benci kepada Raja dan Ratu Monarki (Louis XVI dan Marie Antoinette).

Ia setuju bersumpah untuk kebebasaan dan kesetaraan, namun menolak mengecam Raja, Ratu dan monarki. Marie Louise pun langsung dibawa ke jalan dan dilemparkan ke sekelompok orang yang membunuhnya dengan kejam.

Kepalanya ditusuk di sebuah tombak dan dibawa ke jendela penjara Marie Antoinette.

6. Wilhelm Fals

Wilhem Fals merupakan ahli perhiasan Belanda yang memotong kembali Hope Diamond. Ia meninggal dengan cara tragis. Anaknya membunuh dirinya dan kemudian memutuskan bunuh diri.

7. Simon Maoncharides

Maoncharides merupakan pedagang Yunani yang memiliki Hope Diamonds. Sejumlah orang menyebut bahwa kutukan berlian itu juga menimpa dirinya. Maoncharides, istri, dan anaknya tewas setelah mobil yang dikendarainya jatuh ke jurang.

8. Evalyn Walsh McLean

Evalyn merupakan ahli waris yang hidup diliputi kemewahan. Ia pun membeli berlian itu dan mengenakannya dengan bangga. Bahkan, ada cerita yang menyebut bahwa dirinya memakaikan permata itu ke anjing kesayangannya.

Namun perlahan-lahan ‘kutukan’ itu mulai menelan korban. Ibu mertuanya meninggal, anaknya tutup usia pada usia 9 tahun, suaminya meninggalkan dirinya, anak perempuannya tewas karena overdosis pada umur 25 tahun, dan Evalyn pada akhirnya jatuh miskin dan harus menjual koran untuk tetap bertahan hidup.

Anak-anak Evalyn yang masih hidup kemudian menjual berlian tersebut kepada Harry Winston. Sembilan tahun kemudian, Winston menyumbangkan permata itu kepada Smithsonian Institution.

9. James Todd

James Todd merupakan pria yang mengirimkan berlian kepada Smithsonian Institution. Tak lama setelah mengantarkan permata itu, kakinya remuk dalam kecelakaan truk.

Tidak hanya itu, ia juga mengalami cedera kepada dalam kecelakaan terpisah. Tak berhenti sampai di sana, rumahnya juga terbakar.
3 dari 3 halaman
Penjelasan Ilmiah

Dalam bukunya “The Unexplained”, Karl Shuker menyebut bahwa permata itu berasal dari sebuah kuil India yang dicuri oleh seorang pendeta Hindu.

Berlian itu kemudian ditemukan di tambang Golconda di barat daya India. Batu mulia tersebut mulai terkenal di Eropa pada 1642 ketika dibeli oleh seorang pedagang Prancis yang kemudian menjualnya kepada Raja Louis XIV.

Nama “Hope” dalam berlian “Hope Diamond” sendiri diambil dari seorang pria bernama Henry Thomas Hope yang memperolehnya pada 1839.

Namun, benarkah Hope Diamond mengandung kutukan?

Dilansir oleh Live Science, kutukan Hope Diamond hanya sebuah kisah sensasional yang dibuat oleh wartawan di akhir 1800-an untuk mendongkrak popularitas surat kabarnya. Sementara beberapa nasib sial yang dialami pemilik Hope Diamond tidak pernah dikonfirmasi dan disebut hanya sekedar rumor.

Seperti kutukan terkenal lain, kutukan Hope Diamond dibangun dengan menyisir sejarah dan menyoroti hal-hal yang buruk saja. Karena hanya orang-orang kaya dan berada saja yang bisa memiliki berlian tersebut, tidak sulit untuk membuat daftar peristiwa buruk tentang mereka.

Dengan banyaknya orang yang pernah bersinggungan dengan Hope Diamond, tidak mengejutkan bahwa banyak di antara mereka yang tak mendapat ‘kutukan’ dari berlian tersebut.

Sementara itu dalam kisah lain, kutukan Hope Diamond dianggap sebagai dongeng tentang dosa keserakahan. Menurut legenda, pencuri asli berlian tersebut meninggal secara perlahan dan menyakitkan. Pemilik berikutnya juga mengalami penderitaan.

Dikatakan bahwa hanya orang dengan hati yang murni bisa lolos dari nasib terkutuk tersebut. Dalam hal itu, kemurnian berarti seseorang tak berusaha menjualnya namun dengan murah hati memberikan benda berharga itu.

Jika memang benar ada, kutukan tersebut berakhir ketika Harry Winston menyumbangkan Hope Diamond kepada Smithsonian Institution pada 1958. Bagaimana menurut Anda?*liputan6.com

109 Views